Nasihat Bijak oleh Mario Teguh (6)

Nasihat Bijak oleh Mario Teguh 

Banyak anak muda yang tadinya damai dalam hidup yang ceria, 
mendadak jantungnya blingsatan kalau dengar kata Skripsi!

Hmm, anak muda kok hidupnya rutin; 
galau, tunda, galau, tunda, galau, tunda. Skripsi itu loh, sampai kapan?

Rasa malas itu meminderkan dan memiskinkan, 
jika kita gunakan untuk menghindari pelajaran dan pekerjaan.

Dua kesalahan besar: 
Menganggap sukses sudah selesai = sombong, dan 
menganggap sukses tidak mungkin = putus asa.

Rawatlah hatimu untuk kedamaiannya, 
peliharalah tubuhmu untuk kesehatannya, 
bekerja-keraslah untuk rezekimu.

MoneyDay is the new Monday.
Let's be happy, it's MoneyDay.

Engkau tak akan menemukan kedamaian dan kerapihan hidup, 
jika hatimu hampa dari doa dan tubuhmu malas.

Engkau akan menjadi manusia yang tidak berguna 
jika engkau suka melakukan yang tidak penting.

Saat Anda galau, lihatlah wajah Anda di cermin. 
Jika Anda tidak menyukainya, apalagi orang lain. Get up!

Jika Anda ingin menduga kebaikan rezeki Anda sekarang dan nanti, 
perhatikanlah kebahagiaan di hati istri Anda.

Hemat bukan pangkal kaya. 
Kalau mau kaya, harus banyak menghasilkan, 
baru kemudian berhemat.

Jangan mengkhawatirkan kurangnya yang kau miliki. 
Khawatirkanlah kurangnya tindakanmu. Itu adalah sebabnya. 

Sampai berapa lamakah engkau bisa membantah
bahwa lambannya maju kehidupanmu itu karena engkau tak tegas memulai?

Pulanglah ke rumah dengan hati yang damai, 
gembirakanlah dia yang sedang bersedih agar merasa kau cintai.

Kehadiran Anda akan selalu diharapkan, 
jika Anda menjadikan diri Anda bagian dari penyelesaian.

Janganlah terlalu lama berada dalam keadaan yang tidak membahagiakan. 
Lakukanlah sesuatu yang baik. 

Wajar bagi anak muda untuk galau, 
tapi tidak normal jika kegalauannya berlanjut sampai tua.

Hari ini aku akan berfokus melakukan yang penting bagi masa depanku, dan 
bukan bersedih tentang masa lalu.

Baiklah kepada semua orang, 
tapi hanya sahabatilah orang-orang jujur yang mensyukuri kebersamaan denganmu. 

Hanya orang kecil yang suka menertawai kegagalan orang lain. 
Orang baik mendoakan bagi keberhasilan sesama. 

Kita sering merasa iri dengan sukses orang lain, 
tapi tidak mau meniru proses yang mereka lalui.

Kebiasaan menang adalah pengulangan
dari tindakan-tindakan kecil yang baik - bukan yang besar.


Sumber : @marioteguh

Lihat juga : Demi Sepak  - Mata Najwa
                   Catatan Inspirasi Merry Riana
                   Kontroversi Luhut - Mata Najwa

Kunjungi juga :
koesenior.blogspot.co.id : Blog Belajar Komputer
pasarlajuh.blogspot.co.id : Blog Tips & Tutorial Smartphone
akupunya.id : Blog Tips Hidup Sehat dan Murah

0 komentar:

Post a Comment

Powered by Blogger.